PEMBAYARAN ELEKTRONIK
( E-PAYMENT)
Saat ini peningkatan akses terhadap
internet mulai mengubah gaya hidup manusia dalam berbagai aspek, seperti
kegiatan jual beli. Kini, proses jual beli dapat dilakukan secara virtual
melalui jaringan elektronik. Proses jual beli serta pertukaan informasi dengan
menggunakan jaringan elektronik di kenal dengan nama e-commerce (electronic
commerce). Contoh dari aplikasi e-commerce adalah situs toko buku Amazon.com.
Toko buku ini berdiri pada tahun 1994, dan saat ini menjadi toko buku online
terbesar di dunia.
Perkembangan internet juga menyebabkan
terbentuknya sebuah dunia baru yang disebut dengan dunia maya. Di dunia maya
ini, setiap individu memiliki hak dan kemampuan untuk berinteraksi dengan
individu lain tanpa adanya batasan apapun. Sehingga globalisasi yang sempurna
sebenarnya telah berjalan di dunia maya yang menghubungkan seluruh komunitas.
Dari seluruh aspek kehidupan manusia yang terkena dampak kehadiran internet,
sektor bisnis merupakan sektor yang paling terkena dampak dari perkembangan
teknologi informasi dan telekomunikasi serta paling cepat tumbuh. Melalui
e-payment, manusia dengan mudah melakukan pembayaran di manapun manusia itu
berada.
E-Payment adalah pembayaran elektronik
melalui sms, atau online service seperti internet online bangking. Penggunaan
E-payment ini sebenarnya sudah dimulai sejak awal 1970-an dalam sector
finansial. Dengan adanya e-payment ini juga memungkin orang untuk memberikan
kemudahan dalam bertranstraksi yang lebih mudah dari pada memakai uang cash.
Selain itu, untuk meningkatkan efesiensi pembayaran, meningkatkan customer
loyality dan lebih meningkatkan efektifitas dan efisiensi waktu. Jadi dengan
adanya e-payment ini lebih mudah bukan.
, kondisi tersebut harus Selain itu,
e-payment menawarkan keuntungan seperti lebih murah dan lebih hemat waktu.
Pihak-pihak yang terlibat transaksi dapat mengirim atau menerima uang dari dan
ke pihak lain dari manapun dan kapanpun. E-Payment juga tentunya dapat mengurangi
biaya yang dibutuhkan untuk memproduksi kertas yang yang sebelumnya diperlukan
untuk berbagai macam dokumen pembayaran yang dilakukan secara tradisional. Hal
ini tentunya dapat membuat e-payment ikut berkontribusi dalam mengurangi efek
pemanasan global. Semua dokumen terkait pembayaran dapat dibuat dan
ditransmisikan secara elektronis dengan memanfaatkan e-payment.
Masyarakat Indonesia saat ini memiliki
beberapa kondisi yang memiliki hubungan erat dengan pengguna e-payment di
Indonesia. Agar suatu sistem e-payment dapat dimanfaatkan secara luas di
masyarakat Indonesiamenjadi perhatian khusus dalam mengembangkan suatu sistem
e-payment. Oleh sebab itu, diperlukan adanya suatu inovasi pemodelan sistem
e-payment yang sesuai dengan masyarakat Indonesian sekarang. Agar generasi muda
mengetahui apa itu e-payment. Maka dari itu saya menyusun makalah ini sebagi
tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Komputer.
E-Payment merupakan pembayaran elektronik
melalui sms , atau online srvice seperti
internet online banking.
A. Aplikasi Penggunaan E-Payment
Penggujnaan jaringan elektronik untuk
berdagang sudah di mulai sejak awal 1970-an dalam sektor finansial. Beberapa
aplikasi pertamanya terlibat dalam sistem EFT (Elektronics Fund Transfer). EFT
adalah merupakan perpindahan uang antara
institusi finanasial melalui jaringan komunikasi. Untuk mendukung fasilitas e-payment, Garuda Indonesia menjalin kerjasama dengan sejumlah lembaga perbankan terkemuka di Indonesia seperti BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Ekonomi, Bank Lippo, Bank Niaga, Bank Permata, BII dan lain-lain. Dengan jaringan perbankan yang begitu luas, transaksi pembelian dan pembayaran tiket dapat dilakukan kapanpun, dimanapun, sesuai dengan kebutuhan dan waktu yang dimiliki.
institusi finanasial melalui jaringan komunikasi. Untuk mendukung fasilitas e-payment, Garuda Indonesia menjalin kerjasama dengan sejumlah lembaga perbankan terkemuka di Indonesia seperti BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Ekonomi, Bank Lippo, Bank Niaga, Bank Permata, BII dan lain-lain. Dengan jaringan perbankan yang begitu luas, transaksi pembelian dan pembayaran tiket dapat dilakukan kapanpun, dimanapun, sesuai dengan kebutuhan dan waktu yang dimiliki.
B. Manfaat Penggunaan E-Payment
Dalam pengimplementasiannya, e-payment
memiliki berbagai manfaat, diantaranya:
• Meningkatkan efisiensi pembayaran
• Meningkatkan customer loyality
• Memberikan keamanan bertransakasi yang
lebih dibandingkan cash
• Meningkatkan efektivitas dan efisiensi
waktu
• Memberikan kemudahan pembyaran dan
perluasan media pembayaran
C. Pengaruh Penggunaan E-Payment
Pengaruh e-payment pada PT Garuda sangat
berpengaruh sekali terhadap pelayanan kepada konsumennya dibandingkan dengan
pembayaran melaui jalur tradisional. Dengan nilai jalur e-payment PT Garuda
Indonesia dapat memberikan layanan kepada masyarakat yang ingin melakukan
penerbangan dari satu tempat ke tempat yang lain dengan mudah dan menjajikan
kenyamanan. Selain itu, PT Garuda
Indonesia jugfa membuka wawasan ke depan bahwa industri bisa disandingkan dalam
teknologi informasi yang sifatnya online untuk kemajuan perusahaan. Cara ini lebih mudah dilakukan dengan beragam fasilitas online payment. Dengan fasilitas ini urusan tiket penerbangan bisa diselesaikan hanya melalui telepon genggam, begitu sederhana.
Indonesia jugfa membuka wawasan ke depan bahwa industri bisa disandingkan dalam
teknologi informasi yang sifatnya online untuk kemajuan perusahaan. Cara ini lebih mudah dilakukan dengan beragam fasilitas online payment. Dengan fasilitas ini urusan tiket penerbangan bisa diselesaikan hanya melalui telepon genggam, begitu sederhana.
D. Kelebihan Penggunaan E-Payment
E-Payment memiliki beberapa keunggulan
atau kelebihan, yaitu:
• Lebih cepat atau nyaman dalam melkukan
transaksi pembayaran
• Pilihan produk layanan dapat terus
ditingkatkan
• Lebih efektif dan efisien waktu
• Memberikan keamanan dalam bertransaksi
5
E. Nilai Bagi Perusahaan dalam Penggunaan
E-Payment
Perusahaan dapat dengan mudah dalam
memberikan pelayanan dan kenyamanan dalam bertransaksi. Dengan semakin
meningkatnya kinerja keamanan di Indonesia diharapkan semakin menciptakan
situasi yang kondusif bagi perkembangan industri kepariwisataan nasional.
Perbandingan
E Payment dengan Konvesional
1.
E-Payment -> Menggunakan metode yang kompleks dalam melakukan proses
pembayaran dan memiliki sistem keamanan sendiri (lebih aman)
2.
Konvensional -> Pengisian formulir pembayaran dilakukan secara manual
(keamanan tidak terjamin)
Kerugian
Yang Mungkin Muncul dalam pembayaran elektronik
Selain kelebihan, e-payment juga memiliki
kerugian yang mungkin muncul. Kerugian itu diantaranya adalah Infrastruktur
Telekomunikasi di Indonesia masih terbatas dan harganya masih relatif lebih
mahal .Orang Indonesia masih belum/tidak terbiasa melakukan pembayaran
elektronik. Masalah keamanan yang membuat orang takut melakukan transaksi.
Munculnya kejahatan baru. Kurangnya pengetahuan IT di Indonesia. Tidak semua
orang memiliki akses terhadap internet
Sistem
Pembayaran
Sebuah sistem pembayaran adalah sistem
yang digunakan untuk mentransfer uang. Apa yang membuatnya menjadi
"sistem" adalah bahwa hal itu mempekerjakan pengganti uang tunai,
sistem pembayaran tradisional adalah instrumen negotiable seperti draft (misalnya,
cek) dan kredit dokumenter seperti surat kredit. Dengan munculnya komputer dan
komunikasi elektronik sejumlah besar alternatif sistem pembayaran elektronik
telah muncul. Ini termasuk kartu debit, kartu kredit, transfer dana elektronik,
kredit langsung, debet langsung, internet banking dan e-commerce sistem
pembayaran. Beberapa sistem pembayaran termasuk mekanisme kredit, tapi itu pada
dasarnya adalah sebuah aspek yang berbeda dari pembayaran. Sistem pembayaran
yang digunakan sebagai pengganti uang tunai dalam transaksi tender domestik dan
internasional dan terdiri dari layanan utama yang disediakan oleh bank dan
lembaga keuangan lainnya.
Sistem pembayaran dapat fisik atau
elektronik dan masing-masing memiliki prosedur mereka sendiri dan protokol. Standardisasi
telah memungkinkan beberapa sistem dan jaringan tumbuh ke skala global, tetapi
ada negara yang masih banyak dan sistem produk tertentu. Contoh sistem
pembayaran yang telah menjadi global yang tersedia adalah kartu kredit dan
jaringan mesin teller otomatis. Bentuk-bentuk khusus dari sistem pembayaran
juga digunakan untuk menyelesaikan transaksi keuangan untuk produk di pasar
modal, pasar obligasi, pasar uang, pasar berjangka, pasar derivatif, pasar opsi
dan untuk mentransfer dana antara lembaga keuangan baik kliring domestik
menggunakan dan Real Time Gross Settlement ( RTGS) sistem dan internasional
menggunakan jaringan SWIFT. Karena dukungan dari mata uang kertas modern dengan
obligasi pemerintah, sistem pembayaran adalah bagian inti dari sistem moneter
modern.
Pembayaran
elektronik panjang dapat merujuk sempit untuk e-commerce - pembayaran untuk
membeli dan menjual barang atau jasa yang ditawarkan melalui Internet, atau
secara luas untuk semua jenis transfer dana elektronik.
Uang
Elektronik
Uang elektronik (atau uang digital)
adalah uang yang digunakan dalam transaksi Internet dengan cara elektronik.
Biasanya, transaksi ini melibatkan penggunaan jaringan komputer (seperti
internet dan sistem penyimpanan harga digital. Electronic Funds Transfer (EFT)
adalah sebuah contoh uang elektronik.
Uang elektronik merupakan bidang yang
menarik dalam kriptografi (lihat, hasil kerja David Chaum), penggunaan uang
digital sampai sekarang masih dalam skala-kecil. Satu kesuksesan yang jarang
adalah kartu Octopus Hong Kong, yang dimulai sebagai sistem pembayaran transit
dan telah tumbuh menjadi sistem uang kas yang banyak digunakan umum. Sukses
lainnya adalah jaringan Interac Kanada, yang pada tahun 2000, telah melewati
pembayaran uang tunai dalam bidang retail di Kanada
Uang elektronik dan mata uang secara
teknis, uang elektronik dapat menjadi sebuah mata uang yang independen, seperti
e-Gold atau seperti Euro sebelum tender legal Eura diperkenalkan pada 2002.
Sistem moneter Ripple adalah sebuah projek terdistribusi uang elektronik yang
bebas dari mata uang.
Keuntungan
Kebanyakan uang di dunia sekarang ini
adalah elektronik, dan uang tunai mulai semakin berkurang penggunaannya. Dengan
perkenalan internet, bank online, kartu debit, dan pembayaran online, dan
bisnis internet, uang kertas menjadi sebuah barang masa lalu. Bank-bank
sekarang menawarkan jasa di mana "customer" dapat mentransfer dana,
saham yang dibeli, menyumbang ke rencana pensiun mereka (seperti RRSP Kanada)
dan menawarkan berbagai variasi jasa lainnya tanpa harus menggunakan uang tunai
atau cek. Pelanggan tidak harus menunggu barisan, dan ini menciptakan linkungan
yang bebas-repot. Kartu debit dan pembayaran online membuat transfer dana
secara langsung dari seorang individu ke account bisnis, tanpa uang kertas. Ini
memberikan kepraktisan yang besar bagi banyak orang dan juga bisnis.
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar