Rabu, 14 Januari 2015

BERITA EKONOMI


Berjalan Seiring Bursa Asia, IHSG Menguat 25,45 Poin

15 Januari 2015 Pukul 09.17 WIB 
 
(Foto: Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Seirama dengan indeks di beberapa negara Asia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka menghijau.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Kamis (15/1/2015), IHSG menguat 20,76 poin (0,40 persen) ke level 5.180,43. Indeks saham LQ45 juga menguat 0,59 persen ke level 892,19. Sebagian besar indeks saham acuan menguat pada hari ini.

IHSG terus menguat pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB. IHSG naik 25,45 poin (0,49 persen) ke level 5.186,72. Indeks saham LQ45 mendaki 0,71 persen ke level 893,68.

Ada sebanyak 93 saham yang menguat sehingga menopang penguatan IHSG. Sementara itu, 29 saham melemah dan 51 saham lainnya diam di tempat.

IHSG sempat menyentuh di level tertinggi 5.189,21 dan terendah 5.179,81. Transaksi perdagangan saham hari ini tak begitu ramai. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 7.106 kali dengan volume perdagangan saham 371 juta saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 271 miliar.

Secara sektoral, seluruh sektor menghijau dipimpin oleh sektor aneka industri sebesar 0,87 persen, disusul sektor agri yang menguat sebesar 0,87 persen juga dan sektor keuangan yang naik 0,71 persen.

Meski IHSG menghijau, investor asing masih melanjutkan aksi jual. Pada pagi ini, investor asing melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 9 miliar. Sedangkan investor lokal melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 11 miliar.

Pada pagi ini, saham-saham yang menguat dan sebagai penggerak indeks saham antara lain saham RMBA naik 9,50 persen ke level Rp 530 per saham, saham GSMF mendaki 6,12 persen ke level Rp 104 per saham, dan saham APOL mendaki 4,88 persen ke level Rp 86 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham MFMI melemah 7,33 persen ke level Rp 215 per saham, saham LTLS tergelincir 6,94 persen ke level Rp 805 per saham, dan saham ABBA menyusut 6,56 persen ke level Rp 57 per saham.

Analis PT Samuel Sekuritas, Tiesha N Putri menjelaskan, pagi ini bursa cenderung dibuka menguat tipis. Indeks saham Topix Jepang menguat 0,6 persen setelah yen melemah menyusul kenaikkan harga minyak mentah dunia.

Indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 0,7 persen dan indeks NZX 50 Selandia Baru merosot tipis 0,4 persen. Sementara itu indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,1 persen.

Bursa Asia tampaknya telah memfaktorkan penurunan ekspektasi pertumbuhan ekonomi pada perdagangan kemarin.

Pagi ini rupiah pagi ini flat di level Rp 12.601 per dolar AS dan bond yield 10 tahun Indonesia juga flat di level 7,8 persen.

"Kami perkirakan
IHSG akan menguat akibat penguatan bursa Asia lainnya dan mengkompensasi penguatan yang signfikan kemarin.

Saham berbasis Nikel kemungkinan masih dalam tekanan akibat penurunan harga Nikel. (Gdn)
Sumber:
http://bisnis.liputan6.com/read/2161210/berjalan-seiring-bursa-asia-ihsg-menguat-2545-poin