E-business mengacu pada semua
penggunaan kemajuan teknologi informasi (TI), khususnya teknologi jaringan dann
komunikasi, untuk memperbaiki cara-cara sebuah organisasi dalam melakukan seseluruh
proses-proses bisnis” Romney/Steinbart).
Defenisi
dalam perspektif TI
E-bussiness
yaitu praktek pengoperasian secara terintegrasi proses-proses bisnis yang
terlibat dalam penciptaan nilai tambah dengan memanfaatkan teknologi informasi
dan komunikasi (TIK) secara ekstensif.
E-Business
merupakan kegiatan berbisnis di Internet yang tidak saja meliputi pembelian,
penjualan dan jasa, tapi juga meliputi pelayanan pelanggan dan kerja sama
dengan rekan bisnis (baik individual maupun instansi).
Fungsi
E- Bussiness yaitu untuk mensupport bagian dari marketing, produksi,
accounting, finance, dan human resource management. Proses transaksi online
memegang peranan yang sangat penting pada e-business.
Untuk
membangun e-business yang utama harus kita buat yaitu membenahi terlebih dahulu
system pengelolaan sumber daya perusahaan secara terpadu, membuat perencanaan
investasi teknologi secara mendetail dan komprehensif, menentukan arah
investasi teknologi untuk menjawab kebutuhan jangka panjang, membentuk struktur
organisasi yang fleksibel dan adaptif terhadap perubahan, dan melakukan
kerjasama kondusif dengan mitra bisnis.
Ada
beberapa kiat – kiat dalam e-bussines diantaranya :
-
Membenahi terlebih dahulu sistem pengelolaan sumber daya perusahaan secara
terpadu.
-
Membuat perencanaan investasi teknologi secara mendetail dan komprehensif.
-
Menentukan arah investasi teknologi untuk menjawab kebutuhan jangka panjang.
-
Membentuk struktur organisasi yang fleksibel dan adaptif terhadap perubahan.
-
Melakukan kerjasama kondusif dengan berbagai mitra bisnis (vendor, pemasok
barang, lembaga keuangan, dan lain sebagainya).
Ada
beberapa Metode Pengembangan e-Business
-
Pertimbangan Komoditi
-
Infrastruktur Pengembangan
-
Perencanaan Basis data
-
Pengembangan Program Aplikasi
-
Implementasi dan Disseminasi
Aplikasi
E-bussiniess:
-
ERP (Enterprise Resource Planning) sistem informasi pendukung e-business, yg
menyediakan berbagai macam kebutuhan perusahaan seperti supply chain, CRM,
marketing, warehouse, shipping, dan payment, serta mampu melakukan otomatisasi
proses bisnis.
-
CRM (Customer Relationship management) ¤ sistem kustomisasi real time yang
memanajemen kustomer dan melakukan personalisasi produk dan servis berdasarkan
keinginan kustomer.
-
EAI (Enterprise Application Integration) ¤ merupakan konsep integrasi berbagai
proses bisnis dengan memperbolehkan mereka saling bertukar data berbasis
message.
-
SCM (Supply Chain Management) ¤ manajemen rantai supply secara otomatis
terkomputerisasi.
Manfaat
implementasi e-Business adalah :
•
Meningkatkan kinerja operasional perusahaan,
•
Meningkatkan peluang akses ke pasar, pemasok, dan pendanaan yang sangat luas,
•
Meningkatkan efisiensi perusahaan,
•
Mempermudah pengelolaan aset perusahaan
•
Meningkatkan kualitas layanan terhadap pelanggan,
•
Meningkatkan komunikasi seluruh stakeholder,
•
Mengatasi kesenjangan digital,
•
Media mempromosikan kompetensi perusahaan,
•
Memperlancar kegiatan ekonomi,
•
Memperlancar transaksi bisnis,
•
Sarana penyebaran informasi secara luas
Manfaat
E-Bisnis
Bagi
Perusahaan atau pebisnis perorangan
1.
Memperpendek jarak
2.
Perluasan pasar
3.
Perluasan jaringan mitra kerja
4.
Biaya terkendali
5.
Efisien
6.
Cash flow terjamin
7.
Manfaat lainya
Bagi
Konsumen
1.
Efektif
2.
Biaya terkendali
3.
Aman secara fisik
4.
Harga murah
5.
Fleksibel
Bagi
masyarakat pada umumnya
1.
Peluang kerja baru
2.
Wahana kompetisi
Bagi
dunia Akademis
1.
Tantangan baru
2.
Para peneliti tertantang untuk melakukan analisis terhadap pergeseran pola
bisnis.
3.
Membuka kerangka baru dalam penjualan jasa pendidikan
Beberapa
contoh e-bussiness:
1.
E-Banking:
E-banking
didefinisikan sebagai penghantaran otomatis jasa dan produk bank secara
langsung kepada nasabah melalui elektronik, saluran komunikasi interaktif.
E-Banking meliputi sistem yang memungkinkan nasabah bank, baik individu ataupun
bisnis, untuk mengakses rekening, melakukan transaksi bisnis, atau mendapatkan
informasi produk dan jasa bank melalui jaringan pribadi atau publik, termasuk
internet.
2.
E-Commerce
E-Commerce
didefinisikan sebagai segala bentuk perdagangan/ perniagaan baik pembelian,
penjualan, pertukaran barang atau jasa (trades of goods and services) dengan
mengunakan media elektronik.
3.
E-Engineering
E-engineering
adalah jawaban untuk globalisasi pertumbuhan manufaktur, sumber daya dan
teknik. Dalam dunia yang terus meningkat kecepatan, kompetisi, memperlakukan
dan kesempatan, Anda perlu melakukan bisnis Anda lebih baik, lebih cepat dan
lebih efisien setiap hari.
4.
E-Learning
E-Learning
adalah pembelajaran jarak jauh (distance Learning) yang memanfaatkan teknologi
komputer, jaringan komputer dan/atau Internet. E-Learning memungkinkan
pembelajar untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa
harus secara fisik pergi mengikuti pelajaran/perkuliahan di kelas.
5.
E-Marketing
E-Marketing
adalah sisi pemasaran dari E-Commerce, yang terdiri dari kerja dari perusahaan
untuk mengkomunikasikan sesuatu, mempromosikan, dan menjual barang dan jasa
melalui internet.
6.
E-Research
E-Research
mengacu pada penggunaan teknologi informasi untuk mendukung bentuk-bentuk
penelitian yang ada dan penelitian yang baru.
7.
E-Travel
E-Travel
adalah solusi total dengan konsep SaaS (Software as a Service) yang
komprehensif berbasis web application yang mengadopsi teknologi ERP yang
tersusun atas modul –modul yang berfungsi untuk mempermudah dalam perencanaan,
pengelolaan, dan mengatur transaksi yang ada didalam perusahaan travel serta
dapat digunakan sebagai acuan dalam pengambilan suatu sistem keputusan.
Hambatan-Hambatan
E-Business
Beberapa
hambatan-hambatan yang ada tentang implementasi E-Business adalah sebagai
berikut:
- Belum terbentuknya high trust society. Perubahan pola belanja konsumen dari pola konvensional kepada virtual. Masyarakat masih terbiasa membeli dengan memegang barang yang akan dibeli dan menanyakan sedetail mungkin tentang produk yang kan mereka beli.
- Pada umumnya harga tidak bisa ditawar lagi. Tidak seperti pasar tradisioanal proses transaksi melalui proses tawar-menawar.
- Sarana dan prasarana masih belum memadai.
- Masih sangat sedikit SDM yang memahami dan menguasai dengan baik dan benar konsep dan implementasi teknologi ini.
- Jasa pengiriman pos. masih memerlukan pembenahan, sehingga proses pengiriman barang tidak terlalu lama sampai kepada tangan pembeli.
- Adanya tindak kejahatan penyalahgunaan kartu kredit.
- Perbedaan flatform antar perusahaan.
- Penjual dan pembeli masih menunggu sampai sistem E-Business stabil dan aman.
- E-Business masih dipandang sebelah mata sebagai sistem yang sulit digunakan
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar